18 Pemain Lolos ke Pelatnas SEA Games 2019


Setelah membuat dua seleksi nasional (seleknas), tim bola basket putra Indonesia akhirnya menemukan nama-nama yang paling memenuhi syarat untuk pelatihan nasional (platnas) melawan pertandingan SEA pada tahun 2019. Manajer tim bola basket pria, Maulana Fareza Tamarella, mengatakan bahwa 18 pemain nantinya akan bersaing di tim ‘Merah Putih’ di Filipina. Enam dari mereka adalah pemain yang berpartisipasi dalam selekna kedua pada 19-30 Agustus. Di antaranya adalah point guard CLS Knight Indonesia, Arif Hidayat dan pusat unggulan Pelita Jaya, Adhi Pratama. Ada juga nama-nama lama seperti Valentino Wuwungan yang sering memperkuat tim nasional. Sementara 12 pemain lainnya adalah tokoh yang membela tim nasional yang disebut seleksi Indonesia dalam kompetisi Piala Elang 2019 di Medan. Salah satunya adalah Andakara Prastawa dan MVP IBP musim lalu, Kaleb Ramot Gemilang.

Pelatih Tim Nasional Bola Basket, Rajko Toroman, mengatakan para pemain yang meninggal di Komite Nasional sebelumnya masih berharap bisa memperkuat Indonesia. Itu akan menjadi nama cadangan yang hanya bisa disebutkan namanya jika terluka di antara 18 pelatih nasional. “Saya memberi tahu para pemain yang tidak memenuhi syarat bahwa mereka sudah memahami pola permainan saya dan bahwa mereka dapat berpartisipasi dalam pelatihan nasional lagi jika ada pemain yang cedera,” kata Toroman ketika ia bertemu di GBK Arena, Jakarta, Jumat (2019) / 08/30). “Mereka sedang menunggu daftar, jika ada masalah, mereka bisa dipanggil lagi. Saya pikir kami akan mendapatkan pemain terbaik nanti,” katanya. Kuota tim nasional Putra Basket juga dapat meningkat karena Fareza mengatakan pemain yang akan dinaturalisasi, Danzel Bowles, mungkin akan bergabung minggu depan.

“Jika semuanya berjalan dengan baik, pemain yang dinaturalisasi (Danzel Bowles) akan datang ke Jakarta pada 7 September,” kata Fareza. Proses seleksi masih berlangsung dalam beberapa bulan mendatang. Selain mencoba mereka dengan mengikuti turnamen di Taiwan, pemain juga akan melakukan perjalanan ke Serbia untuk menjalani kamp pelatihan. “Bermain di Taiwan pada 23-30 September akan dikurangi dengan lima menjadi 13 pemain. Kemudian 1 Oktober akan meningkat menjadi 14 lagi karena ada rencana untuk memiliki kamp pelatihan 3 minggu di Serbia. Ke-14 orang yang dibawa 2 lagi untuk SEA Games 2019, “jelasnya.

Tim bola basket putra Indonesia mulai menemukan bentuk yang ideal. Sekarang telah dikonfirmasi bahwa maksimum 18 pemain memenuhi syarat untuk kejuaraan nasional SEA Games pada 2019. Sebanyak 18 pemain diperoleh dari dua fase seleksi nasional (seleknas), yang telah berlangsung sejak 10 Juni. Rajko Toroman, sebagai pelatih kepala tim bola basket putra Indonesia, berbagi kedua tim dalam proses promosi dan degradasi. Tim pertama adalah para pemain yang membela tim nasional di kompetisi Piala Elang 2019 di Medan pukul 12-21. Juli. Dari 14 nama yang mendukung tim merah dan putih, 12 berhasil pergi ke SEA Games 2019.

Beberapa nama yang berhasil melarikan diri, termasuk point guard dari Basket Pelita Jaya Andakara Prastawa dan Pemain Paling Berharga (MVP) IBL musim lalu, Kaleb Ramot Gemilang (Stapac Jakarta). Sementara Rajko Toroman memilih enam dari 16 pemain yang terlibat dalam proses pelatihan untuk tim lain, 19-30. Agustus. Beberapa dari mereka adalah pemain tengah Pelita Jaya Adhi Pratama Prasetyo Putra, serta pemain CLS Knights yang telah berhasil mengantarkan juara Liga Bola Basket ASEAN (ABL) 2018-2019, Arif Hidayat. Rajko Toroman mengatakan tim bisa berubah sesuai dengan masa depan yang dinamis. Oleh karena itu, pemain yang tidak lolos diminta untuk mempersiapkan jika mereka dipanggil kembali setiap saat.

“Saya memberi tahu para pemain yang tidak memenuhi syarat bahwa mereka sudah memahami pola permainan saya dan bahwa mereka dapat berpartisipasi dalam kamp pelatihan nasional lagi jika ada pemain yang cedera,” Rajko Toroman menjelaskan di GBK Arena. “Mereka adalah daftar tunggu. Jika ada masalah, mereka dapat dipanggil lagi. Saya pikir kami akan mendapatkan pemain terbaik nanti. Grup ini akan berkemah di Serbia dan pertandingan SEA pada 2019,” jelas sang pelatih. Indonesia sendiri masih terbuka untuk kemungkinan memasukkan naturalisasi pemain asing, yang melanjutkan proses akselerasi sejauh ini. Jika direncanakan, pemain basket naturalisasi Danzel Bowles mungkin akan bergabung dengan tim Garuda minggu depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *